Pages

Minggu, 25 November 2012

Berhentilah Dari Kebiasaan Tergesa - Gesa


Tergesa-gesa selalu memiliki konotasi negatif. Segala hal yang dilakukan terburu-buru dan gegabah, selalu berakhir dengan penyesalan dan kesedihan. Tergesa-gesa selalu digambarkan dengan tindakan tanpa perencanaan dan perhitungan yang matang.


Oleh karena itu, jika kita tidak ingin dikatakan gagal maka sikap tergesa-gesa itu harus kita hindari, terutama pada ibadah-ibadahyang menjadi tempat kita meminta dan memohon kepada Allah SWT.
Bersikap Tenang dan Lihat Akhir Yang Akna Dicapai

Dalam melakukan sesuatu, kita diperintahkan untuk bertindak teliti dan hati-hati, berpikir panjang, dan berulang-ulang. Selalu mengajak diri untuk bermusyawarah, sesuai dengan perkataan, “Pikiran yang bisa berubah lebih baik dari tindakan yang gegabah.”

Seseorang sangat memerlukan ketenangan dalam amalnya, karen dengan sikap itu ia akan mendapatkan manfaat yang besar, membentenginya dari terjatuh dalam kesalahan yang besar, membuatnya dengan izin Allah menemukan keselamatannya.
Gunakan Semangat Keimanan
   
Memperbaiki semangat keimanan itu penting untuk mengontrol tindakan kita. Sebab orang yang beriman kepada Allah dan perintah-Nya, tentu selalu berhati-hati dalam bertindak. Apalagi dalam menjalankan ketaatan kepada-Nya....
Berharaplah Kemuliaan pada Allah
   
Rasulullah SAW menyebutka bahwa, “ketenangan itu dari Allah dan ketergesa-gesaan itu dari syetan.” (HR. Tirmidzi). Hadits tersebut menjelaskan, bahwa syetan sebagai musuh kitaakan menggunakan sifat itu untuk menyesatkan kita. Dia gunakanketergesaan untuk mengancurkan kosentrasi kita pada saat beribadah kepada Allah.
   
Maka dari itu, ketenangan harus kita kuatkan. Dan selalu berharap kemuliaan hanya pada Allah. Bersabar menanti datangnya pertolongan Allah meski harus menunggu dalam waktu yang lama.
Perbaiki Hubungan Dengan Allah dan Jauhi Kerisauan
   
Orang-orang yang selalu baik dalam muamalahnya dengna Allah, dan dia selalu memperbaiki hubungannya dengan Allah, maka Allah pun akan membalas sikap itu dengan sikap lemah lembut kepada mereka. Mereka pun berjalan sesuai dengan yang diyakini, tanpa kerisauaan.
   
Semoga kita selalu dimudahkan untuk mengikuti manhaj-Nya, dan dihindarkan dari sikap tergesa-gesa. Adapun 5 ketergesaan yang baik dan termasuk dalam sunnah Rasulullah SWT yang diriwayatkan oleh Hatim Al Asham Rahimhullah, yaitu:
1. Segera memberi jamuan apabila ia telah masuk rumah.
2. Segera mengurus jenazah.
3. Segera menikahkan anak perempuan jika ia sudah dewasa.
4. Segera membayar hutang jika tiba waktu pembayaran.
5. Segera bertobat ketika terlanjur berbuat maksiat

Sekian dulu postingan dari saya semoga bermafaat. Wassalamualaikum Wr. Wb.

0 Komentar:

Poskan Komentar